Tulisanku

Sabtu, 30 April 2011

Perang Tinta


Panglima perang gagah nan perkasa menunggangi kuda tak henti-henti memimpin pasukannya. Menembus hawa panas mendidih bak lahar mengamuk dari rongga gunung merapi. Di tengah debu yang yang beterbangan dipelupuk mata. Aroma kematian menari-nari kejam dan bengis seakan dalam hitungan detik bisa merampas jiwa. Hunusan pedang merobek dada berkilauan laksana semburan percikan api. Bau amis darah tercium seketika. Padang pasir gersang nun tandus menjadi lautan merah berbau amis. Panas matahari melelehkan peluh. Membakar jiwa-jiwa patriot. Padang pasir menjadi saksi bisu sebuah war victory.

Jumat, 29 April 2011

The First just Love



Thanks ya Allah
Atas cinta yang kau berikan padanya dariku 
Kau menemukan tempat berlabuh dan berlayar denganku 
Disini ku denganmu 
Izinkan ku tuk berucap tulus  

Kau telah membuka biduk hati ini  
Selama ini ku selalu berpikir cinta itu salah 
Sekejap kau datang dan mengubah segalanya
Hanya untaian kata yang ingin ku katakan

Popular Posts

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages