Panglima perang gagah nan perkasa menunggangi kuda tak henti-henti memimpin pasukannya. Menembus hawa panas mendidih bak lahar mengamuk dari rongga gunung merapi. Di tengah debu yang yang beterbangan dipelupuk mata. Aroma kematian menari-nari kejam dan bengis seakan dalam hitungan detik bisa merampas jiwa. Hunusan pedang merobek dada berkilauan laksana semburan percikan api. Bau amis darah tercium seketika. Padang pasir gersang nun tandus menjadi lautan merah berbau amis. Panas matahari melelehkan peluh. Membakar jiwa-jiwa patriot. Padang pasir menjadi saksi bisu sebuah war victory.
Tulisanku
Sabtu, 30 April 2011
Perang Tinta
Panglima perang gagah nan perkasa menunggangi kuda tak henti-henti memimpin pasukannya. Menembus hawa panas mendidih bak lahar mengamuk dari rongga gunung merapi. Di tengah debu yang yang beterbangan dipelupuk mata. Aroma kematian menari-nari kejam dan bengis seakan dalam hitungan detik bisa merampas jiwa. Hunusan pedang merobek dada berkilauan laksana semburan percikan api. Bau amis darah tercium seketika. Padang pasir gersang nun tandus menjadi lautan merah berbau amis. Panas matahari melelehkan peluh. Membakar jiwa-jiwa patriot. Padang pasir menjadi saksi bisu sebuah war victory.
Jumat, 29 April 2011
The First just Love
Atas cinta yang kau berikan padanya dariku
Kau menemukan tempat berlabuh dan berlayar denganku
Disini ku denganmu
Izinkan ku tuk berucap tulus
Kau telah membuka biduk hati ini
Selama ini ku selalu berpikir cinta itu salah
Sekejap kau datang dan mengubah segalanya
Hanya untaian kata yang ingin ku katakan
Langganan:
Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Pengen Curhat saja ini mah sambil berbagi. Setiap sesuatu pasti ada hikmahnya, ketika saya dulu gak diberi kesemp...
-
Satu tahun enam bulan sudah aku berpijak di benua afrika yang gersang ini. Tepatnya di Mesir. Menyelami keindahan dan kebudayaan bumi kinana...
-
6 Juni 2011 Setelah masa revolusi itu, dan Mesir seperti semula ujian pun tiba. Hari ini ujian lisan pertama aku hadapi. Empat mata kuliah...
-
Thanks ya Allah Atas cinta yang kau berikan padanya dariku Kau menemukan tempat berlabuh dan berlayar denganku Disini ku denganmu Izink...
-
Catatan ke-2 Freedom 24 Januari 2011 Sinar mentari memantulkan cahaya bening keemasan. Hembusan angin bersyair syahdu nan merdu. Awan...
-
Panglima perang gagah nan perkasa menunggangi kuda tak henti-henti memimpin pasukannya. Menembus hawa panas mendidih bak lahar mengamuk dar...
-
Tanggal 24 Januari 2011 H ari kebebasanku, bagaimana enggak selama sebulan lebih aku disini memusatkan konsentrasi kepada buku-buku pelajar...
-
Bukti Cinta Pertama untuk si ade Muhammad Fathurrahman Fadly itulah nama yang ayahku berikan ketika dia terlahir. Ku panggil dia de atu...
Blog Archive
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.


