Sosok Andrea Hirata sebagai salahsatu novelis terbaik saat ini sudah tak disangsikan lagi. Melalui novel tetraloginya yang berjudul Edensor dia menitipkan pesan untuk Indonesia. Pesan untuk kemajuan dalam bidang ekonomi sekaligus kritikan. Andrea membungkus pesan itu dengan kado yang sangat menarik.
Melalui percakapannya dengan Adam Smith, tepatnya foto ukuran 20R Adam Smith. Kegilaan Andrea yang merupakan kejeniusannya dalam bertutur kata di novelnya terlihat. Dia menitipkan pesan untuk Indonesia dalam dialog imajiner. Berikut ini cuplikan dialog yang Adam tuturkan kepada Andrea ketika Andrea menyatakan bahwa di Indonesia “banyak orang pintar, pintar mencuri uang negara”:
“Apa kataku dulu! apa kata teoriku dulu!benar kan, pengaruh uang tak ubahnya siulan iblis” Adam Smith melanjutkan penjelasannya.
“Kau tahu!? kaum monetarist bersekongkol mengumpulkan uang agar negara seperti kalian berutang, lalu pelan-pelan negeri kalian tergadai. Mereka itu tak ubahnya rentenir! Kolonial model baru! Tukang ijon! Teori mereka….. teori mereka.”
“Teori mereka? Pembangunan ekonomi berdasarkan moneter? omong kosong sama sekali! Keynesians itu turis dalam ilmu ekonomi, lebih cocok kalau mereka dimasukkan ke dalam sel! Uang semuanya uang! Lihatlah akibatnya pada pencuri uang di negerimu!
Adam Smith bersemangat dalam dialog itu, lalu ia meneruskan sedangkan Andrea hanya mengangguk takzim mendengarkannya.
“Proyek fisik! Lapangan kerja! Itulah solusi semua masalah!! selain itu hanya bualan.”

Apa yang dipaparkan Adam Smith sebagai pakar ekonomi sekaligus guru Andrea dalam dialog ini jelas sekali merupakan pemikiran Andrea yang memang belajar ekonomi di Sorbonne. Andrea berhasil menggambarkan situasi ekonomi dengan unik yang sedang melanda Indonesia, menganalisa akar masalahnya dan memberikan solusi. Dapat diambil kesimpulan dari pesan Andrea sebagai berikut:
- Indonesia salah mengambil kebijakan ekonomi dengan asas moneter, terbukti dulu bekerjasama dengan IMF.
- Asas moneter menimbulkan tindakan korupsi.
- Secara tidak sadar Indonesia masih dijajah kaum keynesians alias penganut asas moneter.
- Solusi dari masalah ini adalah pengembangan sektor Rill.
- Solusi lainnya adalah pembangunan fisik dan menciptkan lapangan kerja.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar